Lotsa love
…2nd November 2009…
Bismillahirrahmanirraheem…Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Have you ever done something that is actually wrong but you are strongly in denial and kept insisting that you are doing the right thing? Sometimes, there are voices in our heart saying that it is ok to do ‘it’ because nobody will ever know and it keeps persuading us that we are only going to do it ONCE ONLY, yes once and for all. But as always, one leads to another. I doubt our feeling. How about you? As far as we know, how long can we lie to ourself? One day? One month? One year? or forever? Being hypocrite? Is that our best choice is?
Allah
knows. He’s all knowing.
Such guilty feeling I cannot bear. I fear Allah
. I felt that I am so far away from His mercy. I went astray. Sometimes I just wandered somewhere by myself, letting my feet to go anywhere as it please until I feel and see that I have nowhere to go to, then I just headed back to where I should be.
And…that was yesterday…and today…
I have gained a new spirit, a new hope. Yeah~this is the spirit that I have always wanted. These past few days have been a celaru days for me. Banyak perkara I have to think of. Such as? my ‘future’, my pengislahan diri, my relationship with Allah
, my relationship with my beloved sisters, my ‘responsibilities’, my ‘once-a-week dating and share the love time’, my study, and bla bla bla
I had been so confused (oh why is that so?) and I nearly made a very BIG wrong decision. I really need to be alone. I need sufficient time to think. Alhamdulillah I have the courage to email my dearest sisters. It is not that I don’t want to share it with them, but for the sake of my love towards my sisters, I am afraid that I might hurt their feelings. Tapikan…mana tahan~takut makin parah, yatah mesti laju2 diubati hehe right sisters?
My sisters are so very to the max wonderful Allah
’s creature. They don’t mind to be hurt by their sisters because they firmly believe that semua masalah, susah or senang, sama2 menanggung. Alhamdulillah indahnya ukhuwwah yang terjalin kerana Allah
…
Kan F**** kata rasanya hati atu nda keras tapi just feel cold to people around me. But no, actually memang hati keras sebenarnya. bukan kerana rasa2nya ada yg kurang tapi sememangnya ada yg ketinggalan. That is, as Ka N*** and Ka N*** keep on saying, hubungan w Allah
. If hubungan dgn Allah
dpt dikekalkan, insha Allah
akan Allah
kekalkan hubungan ketani w people around us. buat byk2 amalan pun apa gunanya, if nada keikhlasan. ganya rasa kan membubut atau rasa tercabar, tapi masih rasa jauh. Then F**** ingat lagi, redha Allah
yg tani inginkan dan dambakan. bukannya redha manusia. and riya’ pula perbuatan yg menginginkan redha’ manusia. kan? so inda papa buat sedikit asalkan berterusan kan? ada hadis nabi kata catu jua, right? Ka S*** jgn sedih k. we are closer in our heart than our physical body is
(Ukhti F)
I love the sisters too, they are really dear to me, and you are dear to me too! SubhanaAllah, sungguh, makin banyak kawan, makin bertambah responsibility, yakni hak kawan atu. honestly, I wonder sometimes, cukupkah aku ingat and sayang that person from afar. cukupkah aku ingat, wondering and missing them, hoping they are well. because alhamdullilah, Allah
memang ada banyak kurnia special souls into my life…salah sendiri inda pandai jaga diaorang well..and yet masih diaorang dapat sayang kembali. Maha suci Allah
, whose kasih is reflected in His own creation. but sungguh kak s***, perasaan hati ini mengatakan (waahh..mushynya)..”i do love her (you)”. and i hope and pray the best for you in this world and hereafter. yes, my love is imperfect, its got so many flaws and holes, but its some love none the less. and i find consolation in remembering Allah
’s perfect love. there are so many people in our lives that we will meet, whom we will love, some a little, some a lot…and then you leave them, or they leave you (whatever the reasons), but your heart still holds the love you have for them. Allah
has granted so many opportunities since damit sampai sekarang to continuously love people..sometimes even get hurt..but that love! that love that Allah
bestowed upon His servants, i dont know how to say it..how beautiful it is,and how generous and kind of Allah
to grant them to us. If you become a caller of truth, think of the one who was outcasted and hurt (by his own community and relatives), i.e. our Prophet..who was sad with their rejection, but was consoled by Allah
..the best Consoler. hmm..summary? Allah
Taala is key. If you have found Allah
, what else do you need? If you lose Him, what else have you got? ith lotsa love and duas and seeking your forginveness (remember, losta love and hugs here!!!!) (ukhti A)
Kita nie always d uji..ujian tu dalam kesenangan and kesusahan n wen we face the ujian..we shud always say Alhamdulillah. Alhamdulillah that Allah
is actually paying attention to us. we shud try always to be optimistic. kalau kan di kirakan ujian tu is constant sebab this life is an ujian for us.so we should get through one ujian after another dgn istiqomah, dengan optimism, dengan niat kerana Allah
. If kita lari dari ujian kitani ani, then ia akan accumulate and akan jadi lebih teruk n labih susah nak d solve. Mcm ujian dalam sharing the love and ujian dalam kesenangan, mcm banyak extra time nda buat apa2. So berhati2 and always do your best wen faced by ujian and remember. we have each other to help us go through our ujian, InsyaAllah. When u missed something good, when you’ve lost something good, baca 100x istighfar and if balum cukup baca 100x lagi. InsyaAllah, Allah
will give something much better. (Ukhti M)
MasyaAllah betapa Allah
maha pemberi segala nikmat. Ana sangat bersyukur sebab dianugerahkan sisters yang really bersemangat, loving dan sentiasa ada ketika ana memerlukan mereka. Lepas baca email durang tarus bersemangat
Alhamdulillah. Segala kekusutan kian terlerai. Setiap persoalan sudah hampir terjawab semuanya.
All the things that I thought that are going to be superb hard, unknowingly in a just a blink of the eye He gave it all to me. *pop pop and keeps popping* Alhamdulillah. Allah
has made it easy for me.
I am so very the bersemangat this morning sampai called ukhti najwa to share a good news (Alhamdulillah sempat called just before the internet connection was cut off sbb blum berbayar huhu)
Ukhti Najwa said ‘See? Have faith in Allah
…Jangan sedih2 lagi’. Ok tu~ my dear ukhti najwa
After I called her, I paused and closed my eyes and said in my heart “Ya Allah
janganlah Kau tarik balik nikmat ini“. Oh takutnye~
عَنْ أَبِي الْعَبَّاسِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْماً، فَقَالَ : يَا غُلاَمُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: اْحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفِ
[رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح وفي رواية غير الترمذي: احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ أَمَامَكَ، تَعَرَّفْ إِلَى اللهِ فِي الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِي الشِّدَّةِ، وَاعْلَمْ أَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَكَ، وَمَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ، وَاعْلَمْ أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ، وَأَنَّ الْفَرَجَ مَعَ الْكَرْبِ وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً]
Dari Abul Abbas bin Abdullah bin Abbas radhiyallahu’anhuma dia berkata: Pada suatu hari aku pernah berada di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam maka beliau bersabda, “Hai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat. Jagalah Allah
, niscaya engkau dapati Dia menjagamu. Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah
. Jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah
. Dan ketahuilah, sesungguhnya seandainya umat ini bersatu untuk memberikan suatu kemanfaatan kepadamu, maka mereka tidak akan dapat memberinya, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah
tetapkan atasmu. Dan seandainya mereka bersatu untuk mendatangkan suatu kemudharatan kepadamu, maka mereka tidak dapat mendatangkannya, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah
tetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah mengering.”
Dan di dalam riwayat selain At Tirmidzi, “Jagalah Allah
pasti kamu akan mendapatiNya di hadapanmu, kenalilah Allah
di waktu senang pasti Allah
akan mengenalimu di waktu sempit, dan ketahuilah apa-apa yang meleset darimu maka hal itu tidak akan mengenaimu, dan apa-apa yang mengenaimu tidak akan meleset darimu, dan ketahuilah bahwa kemenangan itu beriring dengan kesabaran, dan jalan keluar itu bersama kesulitan / keadaan yang himpit, dan bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan.”
When you rasa something is wrong with your life, something is wrong with your relationship with other people. Check balik, how’s your relationship with Allah
lately? Don’t easily jump to conclusion and blame other people. Take a moment and reflect yourself…
…………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………….
Dah?
Alhamdulillah…
Mesti tingkatkan amalan, jaga hati, jaga batas, jaga iman, jaga segala suruhan Allah
, jauhi larangan Allah
, banyakkan berdoa and bersabar. Minta kepada manusia, manusia will turn you down anytime. Minta kepada Allah
GRENTI dapat, tapi ada syaratnya, apanah? Bacalah ini
But still there are things yang not yet being settled…insyaAllah, bit by bit…Slowly…
Pergolakan hidup yang semakin mencabar, mengelirukan hati, mengaburi jiwa. Yesterday, I saw Asfia punya HP then terbaca ‘a reminder’, very special one. Simple but yet very meaningful. I couldn’t remember all but this one really melekat di hati “Kembali kepada Allah
”…
I kept on bertembung with these ayat, ‘go back to Allah
, turn to Allah
’. InsyaAllah I will…and definitely will.
Di kala dosa merajai hati, janganlah berlalu pergi. Ubatilah ia, cegahlah ia kerana sesungguhnya hati itu ingin kembali, hati itu sedang tercari-cari, mencari keredhaan cinta Ilahi…
OK! gtg kan kuliyyah
leave you all in Allah
’s care. Smile always for Allah
is always with you. He’s never been so far away…and I leave you with these, baca dgn hati ya?
[53]
Katakanlah (wahai Muhammad): “Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dengan perbuatan-perbuatan maksiat), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, kerana sesungguhnya Allah
mengampunkan segala dosa; sesungguhnya Dia lah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
[54]
“Dan kembalilah kamu kepada Tuhan kamu dengan bertaubat, serta berserah bulat-bulat kepadaNya, sebelum kamu didatangi azab; kerana sesudah itu kamu tidak akan diberikan pertolongan.
[55]
“Dan turutlah – Al-Quran – sebaik-baik. (panduan hidup) yang diturunkan kepada kamu dari Tuhan kamu, sebelum kamu didatangi azab secara mengejut, sedang kamu tidak menyedarinya.
[56]
“(Diperintahkan demikian) supaya jangan seseorang (menyesal dengan) berkata: ` sungguh besar sesal dan kecewaku kerana aku telah mencuaikan kewajipan-kewajipanku terhadap Allahserta aku telah menjadi dari orang-orang yang sungguh memperolok-olokkan (ugama Allah
dan penganut-penganutnya)! -
[57]
“Atau berkata: ` Kalaulah Allahmemberi hidayah petunjuk kepadaku, tentulah aku telah menjadi dari orang-orang yang bertaqwa ! ‘ -
[58]
“Atau berkata semasa ia melihat azab: ` Kalaulah aku dapat kembali ke dunia, nescaya menjadilah aku dari orang-orang yang mengerjakan kebaikan!”
[59]
(Kata-kata yang tersebut ditolak oleh Allahdengan firmanNya): “Bahkan telahpun datang kepadamu ayat-ayat petunjukKu (melalui RasulKu), maka engkau telah mendustakannya serta engkau berlaku sombong angkuh mengenainya, dan engkau telah menjadikan dirimu dari orang-orang yang kufur ingkar!” Az-Zumar
[133]
Dan segeralah kamu kepada (mengerjakan amal-amal yang baik untuk mendapat) keampunan dari Tuhan kamu, dan (mendapat) Syurga yang bidangnya seluas segala langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa;
[134]
Iaitu orang-orang yang mendermakan hartanya pada masa senang dan susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya, dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang. Dan (ingatlah), Allahmengasihi orang-orang yang berbuat perkara-perkara yang baik;
[135]
Dan juga orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji, atau menganiaya diri sendiri, mereka segera ingat kepada Allahlalu memohon ampun akan dosa mereka – dan sememangnya tidak ada yang mengampunkan dosa-dosa melainkan Allah
-, dan mereka juga tidak meneruskan perbuatan keji yang mereka telah lakukan itu, sedang mereka mengetahui (akan salahnya dan akibatnya).
[136]
Orang-orang yang demikian sifatnya, balasannya ialah keampunan dari Tuhan mereka, dan Syurga-syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka kekal di dalamnya; dan yang demikian itulah sebaik-baik balasan (bagi) orang-orang yang beramal. Al-Imran

